May 6, 2021

Techgeniux.com

Seputar Info Tekno Terupadate

Kejagung Ungkap Alasannya Periksa Adik Heru Hidayat dalam Pusaran Kasus Korupsi Asabri

Adik tersangka kasus korupsi PT Asabri (Persero) Heru Hidayat berinisial SH diperiksa Kejaksaan Agung RI. Ternyata, penyidik memiliki alasan tersendiri memeriksa SH sebagai saksi. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah menyampaikan pemeriksaan SH dalam bentuk upaya penyidik berpacu menyelesaikan berkas perkara tersangka Asabri. "Ini dalam rangka penyelesaian berkas karena kan kita beri target juga penyidik untuk tahap 1 agar tidak terlalu mepet dengan masa penahanan di tingkat penyidikan," kata Febrie di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, pemeriksaan SH untuk menggali keterangan penyelesaian berkas perkara terhadap Heru Hidayat. Sebab, terdapat sejumlah hal yang mesti didalami oleh penyidik. "Jadi penyelesaian berkas ada beberapa langkah termasuk melengkapi pemeriksaan terhadap para saksi yang belum mungkin dianggap penyidik belum cukup," jelas dia. Ke depan, pihaknya juga akan memeriksa sejumlah ahli untuk dapat melengkapi berkas perkara para tersangka Asabri.

"Tapi yang jelas langkah hari ini dan ke depan mungkin beberapa hari kedepan itu konsentrasi di pemeriksaan ahli seperti ahli pasar modal dan ahli dari OJK," ungkap dia. Di sisi lain, Febrie menambahkan penyidik juga masih menunggu perhitungan kerugian negara yang tengah digali dari tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Mudah mudahan teman teman penyidik dan teman teman auditor dari BPK bisa sudah menyelesaikan perhitungan kerugian negara sehingga dapat nilai yang pasti," ujar dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI memeriksa 5 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero) pada Senin (19/4/2021). Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer mengatakan salah satu yang diperiksa adalah adik tersangka Heru Hidayat. "Saksi yang diperiksa antara lain SH selaku adik Tersangka HH," kata Leonard dalam keterangannya, Senin (19/4/2021).

Selain SH, penyidik juga memeriksa APS selaku Komisaris PT Bumi Teknokultura Unggul, Tbk dan NHP selaku Nominee Tersangka HH. Selanjutnya, TJT selaku Head Dealer PT Maybank Asset Management dan DA selaku Direktur Utama PT Treasure Fund Investama. "Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," ujar dia.